Beranda Daerah Madrasah Didirong Perhatikan Pengelolaan Perpustakaan

Madrasah Didirong Perhatikan Pengelolaan Perpustakaan

52
0

Pangandaran — Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Pangandaran, H. Supriana mendorong adanya peningkatan kualitas penyelenggaraan tata kelola perpustakaan di setiap madrasah di Pangandaran.

Hal itu disampaikan H. Supriana saat membuka Diklat Teknis Subtantif Angkatan V Manajemen Administrasi Keperpustakaan yang digelar Balai Diklat Keagamaan (BDK) Bandung di MTsN 1 Pangandaran, Senin (31/05)

Ia mengungkapkan, perpustakaan sebagai tempat untuk mendapatkan dan mengembangkan informasi maupun pengetahuan harus mendapat perhatian dari semua pihak.

“Kadang-kadang di sekolah atau di madrasah berkaitan dengan perpustakaan ini tidak secara kontinyu mendapatkan perhatian dan seringkali terabaikan. Padahal kalau kita sadar bahwa sumbernya ilmu itu adalah di antaranya buku sehingga buku dalam kondisi apapun harus betul-betul mendaptkan perhatian yang baik,” Ujarnya.

Oleh karena itu ia berharap adanya dukungan yang baik terhadap pengelolaan perpustakaan di setiap madrasah, sehingga perpustakaan betul-betul memiliki fungsi optimal bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

 “Sesederhana apapun kondisi perpustakaan ketika political will dari seorang kepala, guru termasuk pustakawannya yang baik saya yakin akan maksimal,” ujarnya.

 “Jadi persoalnnya bukan hanya sekedar di sarana, tetapi di mindset para pelaku dunia pendidikan di tempat yang bersangkutan, ketika midsetnya rendah tentang mensikapi perpustakaan selamanya akan rendah,” umbuhnya.

Di akhir kesempatannya, ia berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti diklat dengan baik, sehingga perpustakaan betul-betul memiliki fungsi optimal bagi pengembangan ilmu.

 “Saya titip tolong ikuti kegiatan ini dengan serius, jadikan kesempatan emas ini untuk menerima informasi-informasi penting terkait bagaimana pengelolaan perpustakaan secara profesional sehingga eksistensi perpustakaan di lembaga ibu dan bapak masing-masing betul optimal dan bisa dimanfaatkan dengan baik,” pintanya.

Ia juga berpesan semua peserta diklat mengikuti dengan tuntas sehingga informasi yang diterima komperhensif. 

“Tentu kegiatan ini sangat urgen bagi kita khususnya para pengelola perpustakaan walaupun tidak semua orang bekesempatan mengikutinya,” tutupnya.

Diklat Teknis Subtantif Manajemen Administrasi Keperpustakaan angkatan V diikuti sebanyak 30 (tiga puluh) guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kantor Kementerian Agama Kab. Pangandaran selama 6 hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here